squid – susahnya mendelay pool


sering kejadian squid tidak bisa melaksanakan tugasnya dengan baik. yang paling sering ditemui adalah fitur delay pool dari squid.

pengelaman paling banyak delay pool pada squid gak isa berfungsi dengan optimal jika kita gunakan untuk mendownload seperti dari situs yang menggunakan mambo atau joomla dan variannya jika menggunakan modul/komponen mos_repository dll.
dan link download yang berupa karakter, misal
http://forums.sexyandfunny.com/attachment.php?attachmentid=5804&d=1142702974
dll

jika ada rekan yang bisa melakukan delay pool terhadap minimal contoh link diatas mohon di sharing pengetahuannya

=))

One comment

  1. hallo mass,,,,,

    boleh ikut cuap2 dikit ya ,,, gak apa deh biar postingnya dah lama, gak ada tanggal expire-nya juga deh kayanya. hi hi hi,,,

    saya juga pake squid, dan belum pernah kecolongan urusan delay pool deh kayanya. proxy saya tempatkan pada sebuah pc yang juga merangkap sebagai gateway, dns, web server, firewall, dll….. saya pakai perintah dnat dan snat dalam melakukan transfarent proxy, walau sebenarnya bisa pakai perintah redirect (ada beberapa alasan khusus).

    untuk masalah proxy restrictions kayanya gak perlu saya bahas, so’alnya standard berdasarkan ip aja. tinggal masalah delay pool, kalau saya, saya bagi jadi dua bagian dalam access controlnya, 1. berdasarkan url regexp, 2. berdasarkan client ip address.

    yang pertama berisi file extention untuk web misal .htm .html .dhtml …….dll dengan bw yang lumayan gede biar browsing lancar.

    yang kedua ya clien ip address atau bisa juga client ip address range untuk membatasi max bw client diluar kegiatan browsing.

    dan satulagi yang terpenting, lakukan blocking pada iptable forward untuk src dan dst port 80. dan kalau semuanya berjalan benar, tidak akan ada masalah dengan browser maupun aplikasi lain, saya sudah pakai metode ini selama hampir 3 tahun dan belum ada keluhan dari client.

    kalau ingin cir, bagian pertama harus di hilangkan, tapi itu hanya cir di sisi downlink client, sedang uplink harus diatur lagi dengan qos atau qos dengan iptable mark.

    pada qos untuk downlink menggunakan filter clintaddr (1.2.3.4/32) tapi sebelumnya, port 80 dan port proxy harus dilepaskan (ikut root), kecuali anda berniat menjual bw proxynya juga………..

    semoga bisa membantu………
    salam…….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: