HTB-GEN versi baru


Cara mudah untuk memanage bandwidth dengan htb-gen yang sebelumnya di ulas
di sini htb-gen cara mudah membagi bandwidth

Untuk versi terbaru, htb-gen versi 0.9b, meskipun masih beta (tester) uji coba
di mesin produksi tidak mengalami kendala.

Htb-gen versi 0.9b bisa di dapat di http://www.praga.org.ar/dev/htb-gen/packages/

Download dan install seperti biasa.

Hal baru pada versi ini adalah penambahan fitur lebih komplit dan lebih transparent

O iya, masih banyak yang bertanya mengenai bagaimana menghentikan htb-gen sementara waktu atau secara permanent (stop). Di tulisan ini saya sertakan juga script sederhana untuk men-stop htb-gen yang sedang running. Intinya hanya menjalankan perintah tc sbb:
/sbin/tc qdisc del dev eth0 root 2> /dev/null > /dev/null
untuk device ethernet yang digunakan, sesuaikan sendiri

Isi file /etc/htb-gen/htb-gen.conf
#!/bin/bash
#Basic Configuration: configure only this vars to get all up & running

#htb-gen rates conf file
htb_gen_rates_conf=”/etc/htb-gen/htb-gen-rates.conf”
#array of ifaces to control
ifaces=(eth0 eth2)
#out rate of each iface (same order as ifaces array)
total_rate=(4096 4096)
#alias name for each iface (for web frontend)
ifaces_name=(clients inet)

#Advanced Configuration: configure this if you have special needs
#global tcp prio ports, you can redefine it in a per client bassis, if not
#this is taken as default
#defaults: ftp-data,ftp,ssh,smtp,www,pop3,imap,https,smtps,imaps,pops,msn,msn,squid,rdp
default_tcp_prio_ports=20,21,22,25,80,110,143,443,465,993,995,1863,1864,3128,3389

#global tcp prio ports, you can redefine it in a per client bassis, if not
#this is taken as default
#defaults: none, by setting this to 0 you can put udp in prio_protos
default_udp_prio_ports=0
#global prio protocols, you can redefine it in a per client bassis, if not
#this is taken as default
#defaults to upd icmp and vpn protocols
#WARING this are Internet Protocols(not application), full list at /etc/protocols
default_prio_protos=udp,icmp,igmp,esp,ah,gre

#global prio helpers as in NAT conntrack helpers, for connections where the port
#is not fixed but accorded betwen the parts
#you can redefine it in a per client bassis, if not this is taken as default
#possible values are: ftp pptp sip h323 irc amanda…
default_prio_helpers=ftp

# this will determine min(rate) and max(ceil) values for junk traffic
rate_dfl_percent=10 #percent of host’s rate assigned to dfl class(junk traffic)
default_ceil_dfl_percent=100 #percent of host’s ceil assigned to dfl class(junk traffic)

mtu=1500 # link Max Transfer Unit
r2q=30 # quantum=rate*1024/8/r2q

#Really Advanced Configuration: TOUCH THIS IF YOU REALLY KNOW WHAT ARE DOING
#’class_start’ htb-gen will use consecutive class numbers above this one
class_start=”1000″

#’rate_granted’ this value matters only if you are using automatic rate (a 0 in
#rates columns) this is to grant that low_rate classes have at least a minimun bw,
#this have a high impact in low_rate classes and low impact in high rate classes
#Increment this value if you are getting rates per host class under the 6~10kbps
rate_granted=3

#path adaptation
iptables_command=”/sbin/iptables”
iptables_save_command=”/sbin/iptables-save”
iptables_restore_command=”/sbin/iptables-restore”
tc_command=”/sbin/tc”

Dan isi file /etc/htb-gen/htb-gen-rates.conf

# lets try to put these clear, more docs on vars in htb-gen.conf
#[1]ip
#[2]rate_down
#[3]ceil_down
#[4]rate_up
#[5]ceil_up
#[6]iface_down
#[7]iface_up
#The furter options have defaults on htb-gen.conf and they are seted if
#value is equal to 0
#[8]ceil_dfl_percent
#[9]tcp_prio_ports
#[10]udp_prio_ports
#[11]prio_protos
#[12]prio_helpers
#[13]enabled
#[14]name_client

# otpions labeled with numbers so look numbres above to undestrand wich options your are reading
#[1] [2] [3] [4] [5] [6] [7] [8] [9][10][11][12][13][14]
192.168.0.12 0 1024 0 1024 eth0 eth2 100 0 0 0 0 1 luciano
192.168.0.13 0 1024 0 1024 eth0 eth2 100 0 0 0 0 1 luciano
192.168.0.14 0 1024 0 1024 eth0 eth2 100 0 0 0 0 1 luciano
192.168.0.15 0 1024 0 1024 eth0 eth2 100 0 0 0 0 1 luciano
192.168.0.16 0 1024 0 1024 eth0 eth2 100 0 0 0 0 1 luciano
192.168.0.13 0 1024 0 1024 eth0 eth2 100 0 0 0 0 1 luciano
# all other hosts default
192.168.0.0/24 0 4096 0 4096 eth0 eth2 100 0 0 0 0 1 cubika_default

15 comments

  1. aku coba tapi ada pesan ini RTNETLINK answers: Operation not supported

    gimana?

    bayu:
    coba di baca lagi dari atas, komentarnya juga🙂

  2. om untuk membatasai program download seperti IDM dan wget kok gk bisa ya.. speednya di IDM/wget masih tetap tinggi?

    bayu :
    bisa tau gimana topologi jaringannya ?

  3. topologi network star
    untuk kom yg dilimit dan gateway kabel masuk hub/switch, cuma di konfig kom client(yg dilimit) ku arahkan ke eth0(LAN), sedang untuk eth1(INET). aku dah cuba edit htb-gen.conf dan htb-gen-rates.conf dg konfig eth0(LAN/down) dan eth1 (INET/up). Lalu aku jalankan htb-gen tc all. dari kom client saya cuba download file yg ukuran gede, saya lihat ratenya masih 50anKB/s ke atas. Gimana?

  4. oh iya di htb-gen-rates.conf saya edit ip client
    # down down up up
    # min max min max
    #ip (rate) (ceil) (rate) (ceil)
    192.168.1.2 0 12 0 12 eth0 eth1 100 0 0 0 0 1 client1 ===>(untuk ngetes bisa terlimit ndak).

  5. gmn om caranya klo bandwidth nya mau di pisah antara lokal & int ?

    bayu :
    pake routing
    isa pake zebra or quagga

  6. om, tanya nih

    kalo saya set down nya 128kb sementara saat itu saya ol sendirian dan jatah dari speedy 1024 kb.

    gimana agar pengaturan nya dinamis? maksudnya agar bandwidth tersisa bisa digunakan.

    saya masih pake HTP-gen lama sesuai pentunjuk dari
    https://bayuart.wordpress.com/2007/03/13/htb-gen-cara-mudah-memanage-bandwidth/

    terimakasih

    bayu :

    cek di bagian ini mas

    Kemudian di file /etc/htb-gen/htb-gen-rates.conf, perhatikan baris berikut :

    # down down up up
    # min max min max
    #ip (rate) (ceil) (rate) (ceil)
    192.168.1.2 0 64 0 32
    192.168.1.3 0 128 0 64
    192.168.1.4 0 256 0 128
    10.0.0.1/30 256 512 128 256
    200.80.22.2 256 256 256 256

  7. ancurit · ·

    kang, klo setting htb-gen dengan settingan dhcp gmn ya ?

    bayu :

    mas, mau dhcp or static ip nya
    setingannya tetep mas… di file .conf nya

    masalah nya mungkin mas bingung ip mana yang akan di delay kan ?
    ada beberapa solusi, mendelay tiap ip dengan netmask /32 or laine
    bisa juga dengan menentukan dhcp berdasar mac address…

  8. ancurit · ·

    melanjutkan yg dulu.. nah sekarang gni, gmn agar aku bisa manage client yg bs internet hanya dari mac address yg didaftarin ?
    aku coba ganti htb-gen-rates.conf yg IP address menjadi Mac Address, tetep ga bisa.. Harus disetting dmn lagi ya kang ?
    Pengen ngobrol panjang lebar neh.. bs lewat YM aja..
    ID YM uda tersedia di form email ini.
    thx

    bayu :

    mas, untuk filter mac address isa di kombinasikan dengan iptables

  9. ancurit · ·

    bagaimana cara kombinasiin dgn iptables nya ?

    bayu :

    paten kan ip dan mac pake iptables
    abis tu baru di limit pake htb-gen

  10. ancurit · ·

    mas, aku dah pake cbq.init di bagian downlink, aku kasih max benwit 120Kbit, apakah weight 1/10 dari max benwit yg didapet ato gmn ?
    disini aku setting weight = 30Kbit
    begitu juga dgn uplink, dr 29Kbit, weight aku kasih 29Kbit.
    apakah ada dampaknya ? klo ada, bisa dijelaskan ga dampak2nya ?
    thx

    bayu :

    mas contoh konfigurasi cbq nya aja di paste kesini, misal kek ini :

    DEVICE=eth0,10Mbit,1Mbit
    RATE=128Kbit
    WEIGHT=10Kbit
    RULE=192.128.1.0/24

    diatas,

    DEVICE, aturan ini di terapkan di ethernet mana, diatas adalah eth0 dengan kemampuan ethernet card 10Mbit
    RATE, b/w yg akan di alokasikan/digaransikan
    WEIGHT, b/w maksimum yang isa di dapet, misal 128Kbit+10Kbit = 138Kbit
    RULE, aturan b/w ini di terapkan ke network or IP berapa

    gampangannya kek gitu…

    coba di cek aja di cbq.init .. disitu udah dijelaskan beserta contohnya

  11. tiap2 komputer mendapat jatah b/w 120 Kbit, berarti ditulis di RATE=120Kbit kan ? WEIGHT itu batas maksimal dari downlink/uplink kan ? jadi WEIGHT ga harus diisi 12Kbit yg didapet dari 120/10 kan ?
    Klo perhitungan mas yg WEIGHT itu jd 138Kbit, berarti tiap2 komputer dapat jatah 138Kbit(misalnya).
    cbq.init punyaku : #masing2 komputer dapat jatah 120Kbit.
    DEVICE=eth1,10Mbit,1Mbit
    RATE=120Kbit
    WEIGHT=50Kbit # <–boleh ga settingannya weight seperti ini ?
    LEAF=sfq
    RULE=192.168.100.77

    bayu :

    ow gitu ya, jadi gini, misal ada 2 komputer klien yang mo di bagi b/w nya
    klien1 jatahnya 128kbps, trus klien2 jatahnya 256kbps (misal)
    trus (misal) b/w keseluruhan adalah 1mbps.
    dari contoh mas diatas

    –klien1
    DEVICE=eth1,10Mbit,1Mbit
    RATE=128Kbit
    LEAF=sfq
    RULE=192.168.100.77

    –klien2
    DEVICE=eth1,10Mbit,1Mbit
    RATE=256Kbit
    LEAF=sfq
    RULE=192.168.100.78

    dari 2 klien diatas, masing-masing dapet jatah 128kbps buat klien1 dan 256kbps buat klien2. mentog disitu meskipun b/w yg ada sik sisa banyak, soale kan 1mbps. itungannya :

    1mbps = 1000kbps
    1000kbp-(128kbps+256kbps)=616kbps nganggur.

    jika (contoh) konfigurasi diatas ditambahin parameter WEIGHT, misal (lagi) buat klien1 128kbps dan 256kbps buat klien2, jadi nya

    klien1 = 128 + 128 = 256, isa dapet full 256 kbps kalo masih ada b/w yang sisa gak kepake (throttling/burst). buat klien2 juga berlaku gitu.

    tapi jika b/w total cuman 512kbps, untuk konfig diatas sisanya jadi : 128kbps. kalo WEIGHT di klien1 di kasi 128, tu sisa akan di pake klien1 semua, asal klien2 gak di kasih WEIGHT.

    nah masalahe kalo setingan WEIGHT melebihi b/w sisa… ini akan mengambil sisa yang ada.

  12. ancurit · ·

    Klo di jaringanku, ga ada b/w sisa.. itu baru contoh 1 client.. harusnya ada 9 client, yg 8 client pake settingan yg diatas, 1 client lagi dapet sisa2 b/w dari 8client td.. jadi habis deh quota b/w yg dikasih isp..
    apakah settingan weight tersebut masih bisa digunakan yg ga terdapat b/w sisa ??

    nb :
    – downlink : 1024
    – uplink : 251
    Untuk downlink :
    RATE client 1-8 : 120×8 = 960Kbit *masing2 mendapat WEIGHT = 50Kbit
    RATE client 9 : 64Kbit *mendapat WEIGHT = 20Kbit

    Untuk uplink :
    RATE client 1-8 : 29×8 = 232Kbit *masing2 mendapat WEIGHT = 20Kbit
    RATE client 9 : 19Kbit *mendapat WEIGHT = 10Kbit

    Apakah bole WEIGHT melebihi quota dari downlink/uplink ?

    bayu :

    gpp, nantinya juga bakalan di rebutin kok

  13. HTB bisa di instal n jalanin di PC router ga?
    PC router = PC dengan software routing Quagga…

    bayu :

    bisa mas

  14. waroknggalek · ·

    mas, saya diminta untuk membuat server htb tapi dengan interface web. nha interfacenya udah ada. saya harus menyesuaikan dengan file configurasinya.
    adakah solusi yang relatif yahud? #saya cb t-htb tetapi kok saya g menemukan skrip untuk mengakses perintah2 configurasi y?

  15. pake webhtb
    isa di liat di :
    http://www.webhtb.ro/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: