cbq


cbq ato cbq.init ato cbq-init salah satu tool buat mempermudah menerapkan perintah tc untuk memanage bandwidth. ya begitulah, sebelum ada HTB, cbq adalah script yang aq gunakan untuk pertama kali belajar memanage bandwitdh menggunakan linux🙂

cbq bisa di peroleh di sini, meskipun versi lama di pakein ke distro-distro linux sekarang masih cocok. jadi jangan kuatir kalo cbq gak bakalan jalan. pasti jalan kok.. kecuali di ms windows. kekekekekekke.

setelah ambil dan pasang cbq di linux system kita, maka hal pertama yang harus di perhatikan adalah melihat isi file cbq itu sendiri. file cbq.init (aq biasa nyebutnya begitu) adalah file yang berisi command-command bash. jadi format nya teks murni. langsung bisa di liat or di edit sesuai kebutuhan.

setelah di baca dan di mengerti, hal pertama adalah membuat direktori /etc/sysconfig/cbq, seperti yang di perintahkan di keterangan file cbq.init. jika sudah ada, ya abaikan aja. :p

contoh penerapan nya seperti ini:

# The configuration says that we will control traffic on 10Mbit ethernet
# device eth0 and the traffic going to network 192.168.1.0 will be
# processed with priority 5 and shaped to rate of 128Kbit.
#
# Note that you can control outgoing traffic only. If you want to control
# traffic in both directions, you must set up CBQ for both interfaces.
#
# Consider the following example:
#
#                    +———+      192.168.1.1
# BACKBONE —–eth0-|  linux  |-eth1——*-[client]
#                    +———+
#
# Imagine you want to shape traffic from backbone to the client to 28Kbit
# and traffic in the opposite direction to 128Kbit. You need to setup CBQ
# on both eth0 and eth1 interfaces, thus you need two config files:
#
# cbq-028.backbone-client
# ————————————————————————–
# DEVICE=eth1,10Mbit,1Mbit
# RATE=28Kbit
# WEIGHT=2Kbit
# PRIO=5
# RULE=192.168.1.1
# ————————————————————————–
# cbq-128.client-backbone
# ————————————————————————–
# DEVICE=eth0,10Mbit,1Mbit
# RATE=128Kbit
# WEIGHT=10Kbit
# PRIO=5
# RULE=192.168.1.1,
# ————————————————————————–
#
# Pay attention to comma “,” in the RULE field – it denotes source address!
#
# Enjoy.
#
#############################################################################

untuk melihat hasilnya aq pake iftop, dengan command seperti ini

[root@kampes box]# iftop -i eth1 -F 192.168.1.1

untuk lebih jelasnya silahkan baca manual iftop pake perintah

[root@kampes box]# man iftop

gimana ?

One comment

  1. heheheh lupa, mo koreksi aja, males login lagi soale…
    yang bener cek nya begini :

    [root@kampes box]# iftop -i eth1 -F 192.168.1.1/32

    kalo gak di kasih /32 ntar seluruh network bakalan ke capture semua.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: